Nasihat dari Mimpi


Tadi pagi adalah kali ke dua dalam pekan ini saya mengalami keanehan. Bangun sambil mikir. Kayanya ada yang penting tapi saya lupakan… Apa ya… Mimpi apa ya…

Saya yakin banget ada sesuatu. Tapi lupa. Ya udah saya ga maksa..

Somehow, di perjalanan menuju kampus, saya mengingat mimpi tadi malam. Alur ceritanya lupa, tapi bagian pentingnya kira-kira

Saya sedang berjalan-jalan kesana kemari untuk menyelesaikan beberapa keperluan. Tapi mendadak guru saya bertanya, “Siap setor sekarang?”

Kedua, beberapa hari sebelumnya saya bermimpi. Ceritanya lagi rapat. Tapi tau-tau seorang teman yang pengennya ga usah ketemu dia di mimpi saking seringnya ketemu terus bosen, di mimpi ketemunya lagi rapat lagi. Hadeuh. iya si temen saya itu bilang, “Pus, yang lain tuh baca al ma’tsurat, tapi cuma baca aja. Ga dimaknai.”

***

Speechless.

Mungkin saya sedang dinasihati. Agar benar-benat menjalani. Seiring dengan bertambahnya amanah, kapasitas ruhiyahnya pun harus bertambah. Misalnya, dengan meningkatnya amal yaumi. Hiks.

Perlu berapa kali mimpi lagi, Pus? :”’

Wahai Allah, setiap saya lupa….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s