False Negative


Gara-gara Kang Thareq ngetweet tentang respon false negative terhadap adzan subuh, saya jadi inget pengalaman bulan Juni 2012 kemarin. Di Masjid Nabawi juga ada adzan sebelum waktu subuh. Di deket rumah saya juga suka ada, buat ngebangunin orang-orang shalat tahajud. Tapi, entah gimana, karena keseringan becanda, tidur, dan ga nyimak, saya dan nuni ga dengerin pas penjelasan kondisi di sana. Makanya kita agak bertanya-tanya. Bukannya kalo udah masuk waktu subuh  ga bisa witir ya? Ini kok rombongan malah nerusin shalat witir. Jadi kami memutuskan ga ikutan. Setelah ibu-ibu selesai shalat witir, seorang ibu yang ada di sebelah kami (yang nampaknya menangkap kegelisahan kami) memberi tahu bahwa tadi itu bukan adzan subuh, tapi adzan pendahuluan tadi. Duh, ketauan kan ga nyimak. Saya dan Nuni pun ber-ooooo panjang dan menertawakan diri sendiri. Hamdalah, masih bisa witir dan akhirnya kami pun bersegera. :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s