Jangan dibaca ulang


Itulah sebabnya, program-program, target-target, capaian-capaian sebaiknya tidak perlu terlalu ditonjol-tonjolkan. Semua itu sebaiknya kita perlakukan sebagai kulminasi dari hal yang lebih sublim: transedensi jiwa. Kalimat terakhir itu tidak perlu dibaca ulang. Saya juga tidak terlalu mengerti apa yang baru saya tulis itu…

Pak Dahlan Iskan, page 52, Dua Tangis dan Ribuan Tawa

Dan saya otomatis baca ulang. Haha bodor pisan ini.

Tapi beneran, kalau ada yang ngerti maksudnya, silakan komen🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s