Tawanan Benteng Lapis Tujuh


Tawanan Benteng Lapis Tujuh: Novel-Biografi Ibnu Sina (Sajin Qal'ah al-Aswar as-Sab'ah)Tawanan Benteng Lapis Tujuh: Novel-Biografi Ibnu Sina by Husayn Fattahi

My rating: 3 of 5 stars

“Sebagaimana Allah telah menciptakan dirimu berbeda dari orang lain dan menciptakan kemampuanmu yang juga berbeda dari yang dimiliki orang lain, maka begitu pula hidupmu yang juga tidak seperti hidup mereka.” (Tentang Ibnu Sina)
***
Jangan baca Novel-Biografi Ibnu Sina: Tawanan Benteng Lapis Tujuh karya Husayn Fattahi ini. Jangan baca kalau ingin tau detail tentang kehidupan seorang guru besar kedokteran dunia ini. Soalnya, emang biografinya ini dikemas dengan gaya novel. Dan karena itulah, saya betah baca buku ini. Voila, tiba-tiba nyampe halaman terakhir dan berharap ada halaman tambahan. Kalo di konser-konser, “We want more! We want more!”
Saya kuliah di FK. Tapi jujur, sangat sedikit paparan mengenai tokoh-tokoh yang berperan di dunia kedokteran. Sedikit, tapi ada. Hehe. Makanya pas nemu buku ini di kosan Alnis, langsung dipinjem deh.
Dari buku ini, saya emang ga jadi lebih tau tentang ilmu kedokterannya. Tapi perjalanan Ibnu Sina selama hidupnya. Asy-Syaikh Ar-Rais Abu Ali ibn Sina (Avicenna) tidak menjalani kehidupan yang “mudah”. Menghabiskan kehidupannya dengan menjadi buronan dari satu penguasa ke penguasa yang lain dan sempat dipenjara. Tapi meski kehidupannya tidak mudah, beliau tetap menghasilkan karya-karya.
Beliau banyak menulis buku – bukunya bukan tentang kedokteran aja, tapi juga ada fisika (!), filsafat, dan lainnya, (puluhan buku, bukan cuma nulis LI yang sebenernya cuma nerjemahin TT.TT), mengobati pasien, dan mengajar. Subhanallah, sempet ya? Pernah satu malam beliau berdiskusi dengan murud-muridnya semalaman sampai subuh, lalu beliau izin pamit ke murid-muridnya karena harus pergi. Pergi ke medan perang. Murid-muridnya sampai malu karena tidak memberi kesempatan gurunya untuk beristirahat. Tapi beliau tidak keberatan. Aaaaaaargh.
Terus waktu dipenjara, nulis buku. Beberapa jilid. Nulis buku (penekanan). Ga cuma ngetweet ga penting (penekanan lagi ke diri sendiri). #eaa
Untuk info lebih lanjut, silakan baca sendiri. Sekian.

View all my reviews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s