1000 kali


Moment yang paling saya suka tapi juga agak susah didapet akhir-akhir ini adalah berjamaah solat magrib (kenapa juga cuma magrib ya?) FULL TEAM sekeluarga. Kalo adik saya yang SMA belum pulang karena les, ayah saya belum pulang dari luar kota, atau seringnya sih saya yang “berjuang” diluar sana (naooon deui) dan baru nyampe rumah yaah jam segitu lah ya.

Nah, ini tentang adik saya, Mugni (Entah kenapa dia suka berulah yang aneh-aneh). Dia udah kelas 4 tapi punya suatu kebiasaan gitu. Setelah salam, dimana orang lain dzikir dulu kek, berdoa kek, dilanjut rawatib, dia malah gogoleran di pangkuan mamah. Gogoleran! Sambil keluar backsound tembakan dari mulutnya atau apa gitu lah sesuai dengan imajinasi dia. Kalo tadi suara air karena ceritanya habis pulang renang (lagi takjub sama diri sendiri karena ternyata bisa gaya bebas. yah, skip, ga penting.)

Terus ada satu percakapan yang sukses bikin solat saya batal, ga tau asa lucu.๐Ÿ˜€
Mugni: (gogoleran di pangkuan mamah dengan backsound dari mulut dia sendiri)
Papah: (selesai dzikir) Berdoa, a. (Yah, bungsu tapi dipanggilnya aa -__-“)
Mugni: (bangkit) Iya udah. (duduk, nunduk, terlihat khusyu)
Papah: Baca doa orang tua udah belum?
Mugni: Udah.
Papah: Apa?
Mugni: Rabbighfirlii waliwalidaiya warhamhuma kama rabbaya nisaghira. (Nada ngejawab pertanyaan)
Papah: Ayo 1000 kali.
Mugni: (bergumam)

haha, 1000 kali!๐Ÿ˜€

:’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s