Palembang (dan kenapa harus palembang?)


Ga perlu selebay Serena Williams pas menang di babak pertama Wimbledon, Selasa (21/6/11) kemaren yang sampe nangis.

Dan ga usah juga kaya Bapak Herman “The Walker” Wenas yang sedang berusaha keliling dunia — I mean it — keliling dunia dengan jalan kaki. WOW!

Hanya keinginan sederhana, untuk pergi ke Palembang sana sekalian silaturahim sama Anita temen saya dari kelas 1 SMP, sendiri. Hwaaaa pengen pisan pergi, ga harus ke Palembang juga sih sebenernya. Tapi pengen pergi sendiri dan lewat jalur darat. Tapi ga mau naik mobil, bis, apalagi motor. Pengen naik kereta!

Semoga ga cuma berdoa dan berbicara (nulis ya maksudnya?) aja. Tapi bertindak! Kan kalo doa aja mah selemah-lemahnya iman. (haha apa deh)

Katakanlah (Muhammad), “Jelajahilah bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang – orang yang mendustakan itu.” QS AL An’am 11

*super random, lagi ujian malah mikirin jalan – jalan aaaaargh*

2 thoughts on “Palembang (dan kenapa harus palembang?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s