Ramadhannya Perempuan :D


Kemarin-kemarin denger ceramah dari masjid di sebrang bale. Bukan ceramah juga sih , lagi sesi tanya jawab tepatnya.

Kalo ga salah, berarti bener, pertanyaannya itu menyangkut tentang ibadah pengganti untuk perempuan yang sedang haid. iyaa, kan kalo lagi haid, ga boleh shalat, ga boleh shaum juga. Padahal sekarang itu kan lagi bulan Ramadhan, udah masuk 10 hari terakhir pula. Keutamaannya kan banyak banget. Jadi keingetan, ga bisa i’tikaf! Pokonya, kalo nurutin hati sendiri, sediiiih banget ga bisa meramaikan 10 hari terakhir Ramadhan dengan “selayaknya”. Pengennya kan tetep bisa shaum, shalat, trus i’tikaf juga. Dll lah. TT

Bukan, saya bukan mau ngebahas jawaban sang pembicara. Hanya saja, ada satu statement yang bikin hati ini plong.

Intinya (dengan redaksi ciptaan sendiri)

Saat perempuan yang sedang haid tidak melakukan itu (ibadah tertentu), itu semua dalam rangka taat kepada Allah.

Hmmm. Iya banget ya. Yah, tinggal hatinya saja yang bekerja. Ikhlas dengan ketetapan Allah. Ikhlas.

Bismillah, pus, dalam rangka taat koo.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s